Sunday, November 1, 2009

Indikator Kelompok Civil Society

Civil Society Indicators

Visi Etis Kehidupan Masyarakat :
 Tumbuhnya kesadaran gender.
 Berorientasi pada yang lemah.
 Masyarakat sadar pada tatanan kehidupan, kedamaian semakin terasa di tengah kebersamaan.
 Berwawasan lingkungan.
 Berani berinisiatif.
 Penghormatan hak.
 Saling menghargai perbedaan.
 Adil.
 Kritis.
 Penghormatan perbedaan.
 Rakyat tidak menyadari pentingnya hidup bersama.
 Kesetaraan laki- laki dan perempuan dalam wacana dan kebijakan.
 Masyarakat terjamin dari ketakutan.
 Masyarakat paham, meng akomodasi nilai- nilai lintas batas agama, etnis gender, stratifikasi sosial
 Seluruh masyarakat “berdaya” bebas berpikir, berpendapat, bergerak.


Elemen Ideologi Kelas Dominan :
 Rakyat berposisi sejajar dengan pemerintah/ negara.
 Peran masyarakat cukup besar
 Masyarakat sadar akan kebutuhan dan dapat berjuang bersama untuk kebutuhan itu.
 Peran lembaga- lembaga kecil masyarakat berani bersuara.
 Masyarakat dewasa dan mampu melakukan “distingsi”
 Adanya kesamaan hal untuk semua anggota masyarakat.
 Masyarakat ikut terlibat dalam pembuatan peraturan/ kebijakan.
 Rakyat sebagai pemegang kedaulatan.
 Semakin banyak anggota masyarakat berperan.
 Perempuan berada di lembaga pengambil keputusan.
 Petani mandiri.
 Adanya interelasi dan korelasi antar warganya.
 Perempuan tidak takut untuk bersuara dan berani mengatakan tidak.
 Perempuan berdaya dan mampu bersaing dalam kehidupan masyarakat ekonomi dan politik.


Konsep Kenegaraan :
 Adanya good government dan clear government.
 Menghormati transparansi dalam pengambilan keputusan.
 Peran state dan rakyat yang berimbang.
 Peran state berkurang
 Berkurangnya partai dominasi politik, agama, birokrasi ABRI.
 Demiliterisasi/ demiliterism
 Hapuskan kekerasan dan militerisasi.
 Tidak ada kooptasi kekuasaan oleh militer.


Kekuatan Penyeimbang Negara :
 Jaringan gerakan- gerakan, forum, aksi solidaritas wadah lintas iman, dll
 Meningkatnya kontrol masyarakat sipil terhadap negara.
 Struktur sosial dan politik yang transparan/ terbuka untuk kontrol dan partisipasi masyarakat.
 Masyarakat akar rumput sadar haknya.
 Muncul banyak tim advokasi hukum.

No comments:

Post a Comment